You don't have javascript enabled. Good luck with that.
Pencarian
Penertiban PHL Liar Di Karet Bivak Ricuh
photo Jhon Syah Putra Kaban - Beritajakarta.id

PHL Gadungan di TPU Karet Bivak Ditertibkan

Dinas Pertamanan Dan Pemakaman DKI Jakarta menertibkan pekerja harian lepas (PHL) gadungan yang berkeliaran di Taman Pemakaman Umum (TPU) Karet Bivak, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Kita di sini sudah kerja merawat makam ahli waris turun temurun. Kita menolak ditertibkan begitu saja

Penertiban sempat berlangsung ricuh setelah para PHL gadungan yang umumnya merupakan warga sekitar menolak saat digelandang dan didata petugas di kantor TPU setempat.

"Kita di sini sudah kerja merawat makam ahli waris turun temurun. Kita menolak ditertibkan begitu saja," kata Chalid (52), warga sekitar yang mengaku PHL di TPU Karet Bivak, Selasa (19/4).

TPU Karet Bivak Ditata

Sementara itu, Kepala Dinas Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Ratna Dyah Kurniati meminta seluruh PHL gadungan di TPU Karet Bivak untuk meninggalkan lokasi. Permintaan dari PHL gadungan tersebut nantinya akan dilaporkan kepada Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama.

"Kalau nanti ada penambahan PHL resmi, mereka kita rekrut. Namun untuk sementara kita lapor dulu ke gubernur, karena mereka sudah lama di sini," ‎tandasnya.

Berita Terkait
Berita Terpopuler indeks
  1. Pemprov DKI Ajak Warga Nikmati Mobilitas Hemat Program Tarif Rp1

    access_time24-06-2026 remove_red_eye3910 personAldi Geri Lumban Tobing
  2. 2.671 Substrat Karang di Kepulauan Seribu Pulihkan Ekosistem Pesisir

    access_time23-06-2026 remove_red_eye1028 personAldi Geri Lumban Tobing
  3. Malam Puncak Perayaan HUT ke-499 Jakarta Sediakan 21 Kantong Parkir

    access_time25-06-2026 remove_red_eye1001 personAldi Geri Lumban Tobing
  4. 190 Satpol PP Dikerahkan Amankan Perayaan Malam Puncak HUT Jakarta

    access_time26-06-2026 remove_red_eye914 personFolmer
  5. 84 Kendaraan Ikut Uji Emisi di Kantor Wali Kota Jakbar

    access_time25-06-2026 remove_red_eye792 personBudhi Firmansyah Surapati